Biologi Bunga Padi

Kali ini saya akan membahas mengenai biologi bunga tanaman padi


Padi (Oryza sativa L.) merupakan salah satu tanaman budidaya yang sangat penting dalam sejarah peradaban umat manusia. Hal ini dikarenakan padi merupakan sumber karbohidrat yang sangat baik untuk manusia sehingga memiliki nilai yang sangat penting. Asal muasal tanaman padi diperkirakan berasal dari India atau Indocina dan masuk ke Indonesia dibawa oleh nenek moyang yang melakukan migrasi dari daratan Asia sekitar 1500 SM.

Tanaman padi merupakan tanaman yang menyerbuk sendiri karena lebih dari 95% serbuk sari tanaman padi membuahi sel telur pada tanaman yang sama. Padi menghasilkan bunga (spikelet) yang sempurna, terkumpul pada rangkaian malai. 

Bunga tanaman padi memiliki perhiasan bunga yang lengkap. Bunga padi pada hakikatnya terdiri atas tangkai, bakal buah, lemma, palea, putik, dan benang sari. Setiap bunga terdiri atas enam antera yang didukung oleh tangkai sari (filament) dan stigma yang terdiri atas satu ovul dan memiliki dua permukaan kepala stigma. 

Panjang malai tergantung pada varietas padi yang ditanam dan cara bercocok tanam. Berdasarkan struktur organ reproduksi, padi termasuk tanaman autogami, sehingga pada kondisi bunga normal tidak mendukung terjadinya serbuk silang (Rumanti et al., 2014).

Berikut adalah struktur pada bunga tanaman padi : 



Dengan keterangan yaitu : 

1. Stamen
2. Apiculi
3. Stigma
4. Style
5. Ovary
6. Rachilla
7. Pedicel
8. Rudimentary glurnes
9. Strille lemmas
10. Nerves 
11. Keel
12. Area below apex
13. Awn
14. Lemma
15. Palea
16. Anther
17. Flament

Tanaman padi menghasilkan bunga sempurna. Kumpulan bunga padi disebut malai, yang menopang bunga pada cabang primer dan sekunder. Tiap unit bunga padi malai disebut spikelet. Bunga terdiri atas tangkai (pedicle), dua buah sekam mahkota (lemma dan palea), satu organ betina (pistil atau putik), dan enam organ jantan (stamen atau benang sari). 

Benang sari terdiri atas enam kepala sari (anther) yang berisi serbuk sari dan ditopang oleh tangkai sari (filament). Kepala sari merupakan empat kantung memanjang tempat penyimpanan serbuk sari. Tangkai sari adalah tangkai memanjang yang menopang kepala sari. Pada bagian ini terdapat jaringan vaskuler yang berfungsi mendistribusikan nutrisi dan air ke kepala sari. 

Putik terdiri atas satu bakal buah (ovule/ovary) yang menopang dua kepala putik (stigma) melalui dua tangkai putik (stylus). Kepala putik padi umunya berwarna putih atau ungu. Pada dasar bunga dekat palea terdapat dua struktur transparan yang disebut lodikula (lodicules) yang berperan penting dalam membuka dan menutupnya spikelet. 

Lemma dan palea merupakan modofikasi batang untuk melindungi organ-organ bunga. Lemma relatif lebih lebar dibanding palea. Saat bunga menutup, lemma akan menutupi sebagian palea. Ujung runcing diatas lemma disebut awn atau ujung gabah.
Semoga informasi ini dapat membantu pembaca sekalian. 



Daftar Pustaka

Rumanti, I. A., B. S. Purwoko, I. S. Dewi, H. Aswidinnoor dan Satoto. 2014. Morfologi bunga dan korelasinya terhadap kemampuan menyerbuk silang galur mandul jantan padi. Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan 33: 109-115.


Komentar